Mates, Nih Risikonya Jika Kamu Kecanduan Pakai Smartphone!



noooo_-smartphone-addiction.jpeg
Photo by uKnowKids Digital Parenting and Safety B

Mates, smartphone memang menjadi salah satu perangkat utama yang menunjang aktivitas kita sehari-hari, mulai dari mengakses email, mencari informasi, atau juga sekadar keperluan hiburan seperti menonton video streaming dan bermain game. 

Namun asal kamu perlu tahu nih, menggunakan smartphone secara berlebihan ternyata juga mengakibatkan kecanduan yang tidak baik, lho. 

Penggunaan smartphone secara berlebihan ada risikonya, Mates. Menurut psikolog Adrian Ward, kecanduan menggunakan smartphone ternyata memiliki dampak psikologis kepada pengguna. Ward juga menerbitkan analisa ilmiahnya ini di Journal of the Association for Consumer Research.

"Efek dari kecanduan smartphone itu sama seperti nama manusia. Sedari kecil, nama selalu menjadi identitas dan melekat seumur hidup. Jika bekerja dan fokus, tiba-tiba ada kerabat yang memanggil nama, pasti fokus akan teralih dan merespon panggilan si kerabat," ujar Ward.

Hal tersebut ternyata juga sama terjadi pada penggunaan smartphone secara berlebihan. Saat pertama kali memakai smartphone, pengguna seharusnya bisa mengatur waktu. Namun lama kelamaan, smartphone semakin 'terikat' ke penggunanya. 

who have the true power of one another?

"Smartphone itu sudah jadi identitas pengguna, lama kelamaan ia tak bisa lepas dari pikiran pengguna dan mengikat mereka. Ini bisa berdampak negatif," lanjutnya menerangkan.

Ward juga mengungkap dampak negatif lain, seperti berkurangnya cara berpikir dan kapasitas ingatan pengguna ketika terus-terusan memakai smartphone. Tak cuma itu, pengguna bahkan bisa merasa ada sesuatu yang 'hilang' saat smartphone dalam keadaan silent, dimatikan, dan tidak dipegang. 

Nah jika kamu termasuk sebagai pengguna yang nggak bisa lepas dari smartphone, jangan khawatir, Mates. Untuk mengatasinya, Ward menyarankan agar pengguna membiasakan diri untuk menaruh smartphone tak dekat dengan posisinya saat itu. 

Selain itu, kamu juga bisa distract dirimu dengan kegiatan produktif lain seperti membaca buku, menggambar, nonton film, atau juga mengobrol bersama teman-teman.

 

By: jeko

Leave a Comment

  0 Comment

Comment