Let’s Go Inside Bakal Berbagi Inovasi dalam Arsitektur



INSIDE.jpg
Photo by INSIDE

Tahukah kamu jika arsitektur adalah sebuah seni?

 

Jakarta kembali diwarnai dengan inovasi desain dan seni yang terus bergerak dan mendobrak setiap harinya. Kreativitas, seharusnya, memang tidak memiliki batas. Menyadari bahwa ide kreatif dapat mengalir melintas beragam disiplin industri, INSIDE menciptakan sebuah event yang mewadahi para pelaku ide, terutama para arsitektur, untuk menyebarkan inovasi dalam desain. Sebagai kurator INSIDE, mahasiswa Arsitektur Universitas Indonesia ingin mengajak kita berpikir bagaimana ide dan arsitektur sebagai sebuah “identitas”, dan masihkah ide dan arsitektur tersebut menjadi faktor penentu “identitas” yang masih dapat bersaing di dunia industri?

Let’s Go INSIDE! Acara yang dibalut dengan tajuk “A Wonderland for Design Enthusiast” ini mengajak para penggemar desain untuk berjalan bersama, menyusuri perbaruan desain interior, gaya hidup, dan produk-produk kesenian lainnya. Dengan tema “Architecture is Limitless”, INSIDE ingin menyampaikan bahwa arsitektur memiliki dampak dan kaitan pada setiap aspek kehidupan manusia, bahkan hingga ke skala terkecil aktivitas kita.

Tahun ini, INSIDE memilih Materiality sebagai payung utama kegiatan-kegiatan yang dilangsungkan. Acara yang terdiri dari workshop, talkshow, dan competition ini akan dilangsungkan selama 2 hari, 12 &14 Agustus 2016, di Main Street Gandaria City dan terbuka untuk umum tanpa batasan umur. Dalam keterangan resminya, INSIDE menerangkan bahwa workshop yang diberikan akan berlangsung secara intensif selama 4 minggu untuk mengembangkan perjalanan pencarian “identitas” atau jati diri para peserta dalam proses penciptaan produk kreatif arsitektur interior hingga proses pemasaran produk akhir mereka di dunia industri, yang akan dipandu oleh para professional. Beberapa karya terbaik yang terpilih kemudian akan dibuat menjadi prototype 1:1.

Melalui workshop ini, INSIDE mengaku bahwa mereka tidak hanya ingin membantu peserta dalam mengembangkan portfolio atau membentuk “identitas” untuk ide-ide baru yang lahir, namun juga untuk meningkatkan kemampuan desain peserta, memperluas pengetahuan masyarakat akan Materiality, teknologi, dan industry desain, serta membantu para pelaku kreatif menjaring link yang akan berguna di masa mendatang.

Leave a Comment

  0 Comment