Review: Keseruan Preview Night Popcon Asia 2016, Ini Waktunya Insan Kreatif Bergerak!



IMG_0991.jpg
Photo by Stevansup-msw

Kemarin (11/09), My Study World berkesempatan menghadiri preview night-nya Popcon Asia 2016 di JCC Senayan, Jakarta Pusat. Seru banget! Acara yang baru resmi dibuka untuk umum mulai hari ini, Jumat (12/9) hingga Minggu (14/9) mendatang ini digelar secara meriah sebagai ajang pertemuan para pelaku industri kreatif lokal dan internasional untuk menjalin jaringan serta berkolaborasi, khususnya kepada mereka yang bergerak di bidang komik, mainan, game, film, dan animasi. Siapin snack dan minuman favoritmu, karena review kali ini bakal lumayan panjang, Mates!

But first, let me grab pop corn via http://www.reactiongifs.com/

Pembukaan Popcon Asia 2016

Bersama dengan Poppo, original character Popcon Asia, Grace Kusnadi dan Sunny Gho selaku founder Popcon tampil ke atas panggung untuk memberikan kata-kata sambutan pada tamu undangan yang hadir. “Tingginya potensi industri kreatif Indonesia membuat kita memerlukan suatu wadah untuk berjejaring, berbagi, berkolaborasi, dan meningkatkan kemampuan bagi para kreator. Pada penyelenggaraan Popcon Asia 2016, pengetahuan tentang hak atas kekayaan intelektual menjadi point utama yang kami usung. Kami berharap, para content creator bisa kian menyadari hak-hak mereka atas kekayaan intelektual,” demikian ujarnya malam itu. Dalam preview night ini, hadir pula perwakilan kedutaan Prancis dan Korea Selatan yang memberikan dukungannya pada pengembangan industri kreatif nih, Mates.

Untuk mendukung pertumbuhan industri kreatif tanah air, tahun ini Revata Cipta Kreasi sebagai penyelenggara Popcon Asia 2016 juga menggandeng Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), untuk memfasilitasi pelaku kreatif dengan berbagai capacity building, sehingga bisa menambah nilai pada produk mereka serta mempercepat pertumbuhan industry kreatif. Hal senada juga disampaikan oleh Triawan Munaf, Ketua Badan Industri Kreatif Indonesia, yang mendorong insan kreatif tanah air untuk menciptakan sistem ekologi yang bagus, hingga mampu ‘menghabiskan’ pasar lokal dengan baik sebelum bersaing secara internasional.

Local now, global later” – Triawan Munaf

Oke, udah cukup sambutan formalnya. Sekarang, ikut My Study World jalan-jalan keliling Popcon Asia yuk, Mates!

Planet Astropop

Salah satu penduduk Astropop yang ditemui Poppo via http://scontent.cdninstagram.com/

Mates, kamu yang mengikuti Popcon Asia dari beberapa tahun kemarin pasti mengenal Poppo, bukan? Original character berupa makhluk luar angkasa merah lucu dari Popcon Asia ini selalu menyajikan cerita petualangan yang akan menjadi tema Popcon itu sendiri setiap tahunnya. Dalam Pop Missionnya kali ini, Poppo mendarat di planet Astropop, dimana penghuninya saling melontarkan sindiran seperti status-status yang dicuitkan oleh masyarakat media sosial. Tak lama, planet Astopop akan segera mengalami revolusi besar-besaran. Perjalanan antariksa Poppo tahun ini akan diwarnai dengan perebutan kekuasaan masyarakat Astropop. Bagaimana cara Poppo menghadirkan perdamaian di planet Astropop?

Apa Aja yang Bisa Kamu Lihat di Popcon Asia 2016?

Popcon Asia 2016 diramaikan dengan sederetan exhibitor, bintang tamu, dan creator artists. Sebut saja Ross Tran dan Russel Carpenter dari USA, Stanley Lau dari Singapore, Park Taejoon dan Artime Joe dari Korea Selatan, dan masih banyak lagi. Sementara, exhibitors Popcon sendiri pun sangat beragam. Mulai dari Dinas Kebudayaan Jogja, penggiat komik dan Illustrasi, institut kesenian seperti DKV IKJ dan DKV Untar, penggiat film dan animasi, penggiat game, hingga kedutaan asing.

Salah satu studio animasi asli Indonesia, Rus Animation

 

Meet and Greet dengan Park Tae Jun!

Pojok khusus tempat kamu berkumpul dengan sesama penggemar game

Dengan 225 booth yang memadati area pameran serta serangkaian workshops dan meet and greet yang telah terjadwal, bakal ada banyak banget aktivitas seru yang bisa kamu nikmati, Mates. Workshop, meet and greet, masterclass, hingga portfolio review dari perusahaan-perusahaan kreatif pun ada! Selain itu, banyak banget benda-benda lucu dan keren buatan illustrator lokal kita yang minta banget dibeli. Rata-rata, produk yang dijual berkisar diantara 15ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Kemarin, My Study World sempet ngobrol dengan salah satu grup illustrator lokal, Scroll Down Comics, yang menerbitkan graphic novels mereka sendiri. Kualitas artworks-nya, jangan ditanya! My Study World sampai berdecak kagum liatin detail ilustrasinya, Mates!

Graphic novel Entytas ini bahkan udah ada di Webtoon Challenge, lho, portal komik online yang dikembangkan oleh Naver Line. Namun, karena komik dengan detail grafis seperti ini tidak mungkin dibuat dengan sistem kejar tayang seminggu sekali, para kreator ini akhirnya memutuskan untuk memperbagus karya mereka dan menerbitkannya sebagai graphic novel fisik.

Komik yang dibanderol dengan harga 100ribuan ini menyajikan kualitas grafis yang luar biasa dengan storyline yang bakal bikin kamu pingin baca terus. Bahkan, salah satu graphic novel mereka disertai dengan kepingan music disc berisi aransemen musik untuk mengiringi cerita tersebut. How cool is that? Kerennya lagi, semua itu dikerjakan oleh anak-anak negeri sendiri. Proud of the locals!

Jaka Prawira selaku illustrator  Entytasmengaku sampai riset ke Bali demi mendapatkan desain yang apik dan akurat.

Dalam Popcon Asia kali ini, hadir pula KOCCA (Korea Creative Content Agency), agensi pemerintah Korea Selatan yang menangani industry kreatif Korea di seluruh dunia. Dengan partisipasinya pada event ini, Mr. Chong Sun selaku delegasi KOCCA dan Hanin Post, menuturkan pada My Study World bahwa mereka berharap Indonesia dan Korea bisa saling belajar, tidak hanya sebatas mengenal kebudayaan saja.

Redaksi My Study World bersama Mr. Chong Sun, wakil KOCCA dan HanIn Post

Misalnya saja, insan kreatif Indonesia bisa belajar bagaimana kreator Korea bisa memasarkan hasil karya mereka hingga ke seluruh dunia dan bersaing secara internasional. Sementara, masyarakat Korea bisa belajar bagaimana Indonesia yang terdiri dari ratusan pulau dengan budayanya yang sangat beragam bisa bersatu dengan kuat. Ssst, kata Mr. Chong, budaya Indonesia udah mulai masuk ke Korea, lho! Bahkan, beliau sering mendengar orang-orang berbahasa Indonesia saat pulang ke sana! Mungkin saja, mereka mengenal Indonesia lewat pop culture kita, lho.

 

Gimana Mates, udah siap mengikuti keseruan Popcon Asia 2016 ini?

Leave a Comment

  2 Comments

Comment