Neo Soho Kebakaran, Ini yang Harus Kamu Lakukan Jika Berada di Kondisi Serupa



f719c702-495f-4157-a50d-eb06afc6af2f_169.jpg
Photo by http://news.detik.com/

Belum lama ini, warga Jakarta, khususnya yang bertempat tinggal di area Jakarta Barat, dihebohkan oleh kebakaran dahsyat yang melanda apartemen Neo Soho, Tanjung Duren, Grogol. Api yang berkobar dari lantai 6 pada pukul 20:30 itu terus mengamuk dan menjalar hingga lantai 12. Saking besarnya, nyala api kebakaran tersebut bahkan terlihat sampai daerah Palmerah, Jakarta Selatan lho, Mates! Menjelang tengah malam, api baru bisa setelah petugas pemadam kebakaran menerjunkan 25 unit mobil damkar.

Untungnya, nggak ada korban jiwa yang jatuh dalam peristiwa tersebut. Pasalnya, hunian besutan Agung Podomoro Group yang menjadi lokasi kebakaran itu emang masih dalam proses finishing dan belum berpenghuni. Namun, bagian bawah gedung tersebut sudah dibuka untuk Mall Neo Soho yang telah beroperasi selama kurang lebih 2 bulan ini.

Mates, gimana ya rasanya orang-orang yang tengah asik berbelanja, lalu mengetahui kalau mall-nya kebakaran?

Apa yang harus kamu lakukan kalau kamu berada di situasi yang sama? MyStudyWorld bakal bagi tipsnya dengan kamu.

1. Jangan panik

Jangan panik, tetap tenang via

Ketika alarm kebakaran berbunyi, semua orang pasti segera mengikuti insting menyelamatkan diri. Apalagi, kamu berada dalam sebuah gedung dengan ratusan orang di dalamnya, yang sangat berpotensi untuk menjadi chaos. Ini penting, Mates! Dalam situasi seperti ini, kamu perlu berpikir dengan jernih dan nggak mengikuti kerumunan orang-orang yang panik secara membabi buta.

2. Jangan gunakan lift, cari tangga darurat



Turun lewat tangga darurat via TCOB Ltd

Jangan sekali-kali menggunakan lift ketika terjadi kebakaran ya, Mates, meskipun jika api belum menyebar ke lokasimu. Soalnya, nggak ada yang tau kapan listrik mati/ terjadi korsleting tambahan yang bikin liftmu berhenti di tengah jalan. Hiii, serem banget, kan? Segera cari eskalator atau tangga darurat untuk menyelamatkan diri. Inget, dahulukan anak-anak dan orang difabel, ya.

3. Tutup wajah dengan handuk/ kain basah

Via wikihow

Ini adalah momen-momen dimana kebiasaanmu membawa air minum kemana-mana berguna. Ketika kebakaran sudah membesar dan asap mulai menguar, tutupi hidung dan mulutmu dengan kain yang dibasahi untuk membantumu bernafas lebih baik sekaligus mencegah pernafasanmu terkontaminasi karbon CO2. Cara ini juga berguna jika kamu terjebak di ruangan yang tidak bisa dibuka. Tutup celah pintu dengan kain basah untuk menghambat asap sambil menghubungi operator ruangan dan menunggu evakuasi.

4. Ikuti panduan evakuasi

Petugas mall telah terlatih untuk memandu keselamatan pengunjung di saat-saat darurat. Semua mall yang berdiri pasti memiliki jalur-jalur evakuasi darurat di setiap lantainya. Kalo asap udah menebal, MyStudyWorld saranin buat jalan dengan merangkak, karena oksigen masih mengalir di bawah asap.

5. Dekati Jendela

Apa jadinya jika kamu nggak bisa mendekati jalur evakuasi dan tangga darurat karena banyaknya kerumunan pengunjung yang berdesak-desak? Carilah lokasi yang sedekat mungkin dengan jendela untuk mendapatkan udara segar dan memudahkan tim evakuasi menolong kamu.

6. Tinggalin harta benda

Untuk saat ini, jangan pikirkan kendaraan kamu yang diparkir di lantai atas dulu, ya. Apalagi, kamu pasti udah tau banget kalau parkiran mobil tuh bisa bertingkat-tingkat dan berputar-putar. Relain juga barang belanjaan kamu, yang penting kamu selamat. Duh, MyStudyWorld juga sedih kalo denger orang yang masih curi-curi kesempatan buat shoplifting di tengah kekacauan bencana. Jangan ya, Mates!

7. Jangan nonton kebakaran

Masyarakat yang menonton kebakaran Neo Soho via https://m.tempo.co/

Hobinya orang Indonesia, nih. Suka kepo, meski sama hal-hal yang nggak begitu bermanfaat buat dirinya sendiri. Kalo udah selamat, segera menuju ambulans atau lokasi aman ya, Mates. Nggak usah berkerumun lagi buat nontonin kebakarannya. Ini kan bukan event, please. Hehe. Stay safe, ya!

Leave a Comment

  0 Comment