Cari Jurusan Seperti Cari Jodoh: Dilematis!



1429851694_0i3I4d1bHHFXiJyjmvYb.jpg
Photo by http://www.vistaeducation.com

“Your career starts with what you study.” Apa yang kamu pilih hari ini, bakal sangat berpengaruh di kemudian hari. Kedengarannya lumayan berat, ya. Meskipun banyak orang bilang bahwa apa yang dipelajari di bangku kuliah nggak sesuai dengan apa yang di lapangan kerja, pada nyatanya, sedikit banyak jurusan yang kamu pilih mempengaruhi peluang karir kamu, lho.

Yup, sebagian besar lowongan pekerjaan mencantumkan syarat bahwa pelamarnya harus memegang gelar sarjana tertentu sesuai dengan pekerjaan yang ditawarkan. Sedih banget kan, kalau misalnya kamu tidak bisa melamar menjadi biomedical engineer karena memegang ijazah sarjana akuntansi? Biar nggak salah jurusan dan menyesal kemudian, ikutin aja tips memilih jurusan yang tepat dari mystudyworld berikut, ya.

Temukan Passion Sejatimu

Nggak semua orang di dunia ini sama. Jangan tergoda memilih sebuah jurusan hanya karena jurusan itu banyak dipilih oleh teman-teman sekolahmu. Passion bisa berawal dari hobi atau kesukaan tertentu. Kamu yang gemar mengulik-ngulik computer, misalnya, bisa mengambil jurusan IT atau software engineering. Kamu yang selalu merasa bergairah buat jualan di acara pensi sekolah mungkin cocok buat terjun di dunia bisnis. Saat kamu ngelakuin suatu hal yang sesuai dengan kata hati dan passion, seberat apapun itu nantinya, kamu akan menemukan semangat buat tetap melakoninya.

Cuti Setahun

Ungkapan bahwa “Experiences help you find your true self” itu emang bener banget. Nggak usah buru-buru, kamu bisa ngambil gap setahun buat bener-bener mengetahui apa yang ingin kamu lakukan di masa depan. Nggak ada peraturan yang melarang kamu buat ngambil jarak setahun dari SMA ke kuliah, kok. Bukan buat nganggur, ya. Waktu setahun ini bisa kamu manfaatkan buat mencoba-coba freelancing atau terjun di bidang yang kamu pertimbangkan buat dijadikan karir sampai kamu menemukan satu jurusan yang pas buat mendukungnya, daripada terburu-buru mengeluarkan uang buat jurusan yang belum tentu cocok denganmu. This is not more than a little adventure!

Cari Tahu Kepribadian Kamu

Apakah kamu lebih suka bekerja di lapangan atau di dalam ruangan? Apakah kamu suka merasa asyik sendiri ketika menganalisa pergerakan data, atau ketika bercengkrama dan menjalin relasi? Atau mungkin kamu suka lupa waktu ketika mengotak-atik sesuatu, meneliti, atau menemukan hal-hal baru? Aktivitas apa yang paling membuatmu merasa menjadi diri sendiri? Lemparkan pertanyaan-pertanyaan seperti ini ke dirimu sendiri. Get to know yourself deeper than ever. Cari tahu apakah kepribadianmu lebih condong ke dunia teknik, sains, humaniora, sastra, atau sosial.

Ambil Tes Psikologi

Masih bingung karena belum menemukan hal yang benar-benar bikin kamu passionate dan nggak tahu apa yang kamu inginkan? Tenang, biar kamu nggak kayak anak ayam kehilangan induk, kamu bisa mengambil berbagai jenis tes psikologi yang didesain khusus buat anak-anak sekolah untuk menemukan jurusan yang sesuai dengan mereka. Kamu bisa menemukan tes semacam ini dengan berkonsultasi lewat BK (Bimbingan Konseling) sekolah, toko buku, atau lembaga bimbingan belajar di sekitarmu.

Research and Research!

Do your homework! Bukan peer dari sekolah, tapi peer buat bekal menentukan masa depan. Sebagian besar kejadian salah jurusan berawal dari kekurangan informasi. Yup, nggak sedikit siswa yang nggak mengetahui banyaknya peluang pendidikan yang ada di Indonesia (dan luar negeri), sehingga mereka lantas asal mengambil jurusan yang sedang populer. Expand your range wider, stay under the radar dengan rajin ‘jalan-jalan’ di website berbagai universitas buat mengetahui jurusan apa saja yang mereka tawarkan dan apa yang dipelajari di jurusan tersebut. Lebih praktisnya lagi, kamu juga bisa mengeksplor berbagai jurusan di dunia hanya dalam satu klik saja di mystudyworld sampai menemukan jurusan yang benar-benar nyantol di hati kamu. Because your career begins with the right education!

Leave a Comment

  0 Comment