TIPS DAN PERSIAPAN SEBELUM MENGIKUTI WAWANCARA UNTUK BEASISWA



interview.png
Photo by Current School News

Memperoleh beasiswa tentu merupakan hal yang sangat membanggakan sekaligus menyenangkan. Siapa sih yang nggak senang kalau kuliah bisa dibiayai oleh pihak lain? Apalagi kalau bisa full beasiswa alias kita bisa kuliah gratis. Bahagia banget pastinya.

 

Yang dari awal emang niat banget buat dapat beasiswa, pastinya sudah melakukan persiapan sejak awal masuk sekolah nih, mates. Pernah lihat nggak teman kamu belajar tekun di sekolah, pulang ke rumah belajar lagi, pokoknya di setiap kesempatan pasti digunakan buat belajar? Yang dipikirkan pasti bagaimana caranya supaya prestasi dan nilai di sekolah tetap baik, bahkan kalau bisa meningkat terus.

 

Contoh nyatanya yaitu Youtuber Jerome Polin pemilik akun Nihongo Mantappu. Dia mempersiapkan diri untuk dapat beasiswa ke Nanyang Technological University Singapore sejak awal masuk SMA, dan sering mengikuti olimpiade. Meskipun pada akhirnya dia lolos di NTU, tapi karena tidak mendapat beasiswa full, Jerome dengan berat hati melepas universitas itu karena alasan ekonomi keluarga.

 

Sempat hampir menyerah, Jerome akhirnya mencoba mendaftar sebagai penerima beasiswa dari sebuah perusahaan di Jepang. Dengan ribuan orang yang mendaftar dan hanya 2 orang yang akan di terima, Jerome tetap berusaha. Hingga akhirnya dia dinyatakan lolos ke tahap wawancara. Yang ingin tahu lebih lanjut, kamu boleh banget cek langsung akun Youtube Nihongo Mantappu karena mahasiswa yang memiliki impian untuk jadi Menteri Pendidikan ini juga membagikan pengetahuan baru tentang bahasa Jepang dan budaya penduduk di sana.

Nah, buat kamu yang lagi dalam masa persiapan untuk mengikuti wawancara, coba cari tahu apa saja yang perlu kamu persiapkan untuk dapat mengikuti wawancara dengan baik. Persiapan yang baik akan memberikan hasil yang baik juga.

 

1. Cari tahu pertanyaan apa yang biasa di tanyakan

Lakukan riset untuk mendapatkan gambaran kira-kira pertanyaan seperti apa yang biasa muncul saat mengikuti wawancara. Cari tahu pertanyaan yang mungkin keluar, selengkap mungkin.

Kenapa kamu ingin mendapat beasiswa. Kenapa mereka harus memberikan beasiswa itu kepada kamu. Beberapa tahun ke depan kamu ingin jadi apa.

Umumnya pertanyaan yang diajukan adalah tentang diri kamu sendiri, seputar beasiswa yang kamu ajukan, kegiatan dan aktivitas kamu, negara atau universitas yang akan kamu tuju, dan juga mengenari rencana studi kamu.

 

2. Persiapkan jawaban dengan baik

Setelah memiliki gambaran tentang pertanyaan yang mungkin akan kamu terima, saatnya kamu mempersiapkan jawaban yang baik dan tepat untuk setiap pertanyaan. Hindari memberi jawaban yang terkesan hanya untuk memukau pewawancara. Berikanlah jawaban yang lugas, jujur dan dapat dibuktikan kebenarannya. Pewawancara juga pasti ingin mendengar jawaban yang padat dan jelas dari kamu supaya waktu tidak akan terbuang begitu saja.

Dengan mempersiapkan jawaban, kamu akan terhindar dari rasa gugup yang berlebihan. Kamu juga bisa belajar merangkai kata dan belajar berbicara dengan lancar. Usahakan untuk tidak gugup karena itu berpengaruh pada kejelasan kalimat yang kamu sampaikan. Berbicara terbata-bata dan memberi jawaban yang berputar-putar tanpa inti yang jelas bisa juga disebabkan oleh kurangnya persiapan. Jangan sampai hilang fokus karena bisa jadi pikiran kamu tiba-tiba kosong atau blank saat diberi pertanyaan yang tidak terpikirkan sebelumnya.

 

3. Pelajari etika berbicara saat wawancara

Setelah yakin dengan jawaban yang akan kamu berikan, kamu juga perlu mempelajari bagaimana cara dan etika berbicara saat berhadapan dengan pewawancara. Jangan lupa mengetuk pintu sebelum masuk ke ruangan, ucapkan salam dan jabat tangan pewawancara dengan tegas dan jangan lupa untuk tersenyum.

Duduklah setelah dipersilakan dan jangan menyilangkan kaki atau melipat tangan di dada jika tidak ingin dinilai arogan. Tangan bisa kamu letakkan di paha. Dengarkan dan simak setiap kalimat yang diajukan pewawancara. Boleh meminta ulang pertanyaan jika kamu kurang menangkap jelas isi pertanyaan, tapi hindari bertanya kembali secara berulang karena ada kemungkinan kamu dianggap tidak fokus pada wawancara.

Usahakan memberi jawaban dengan tegas dan lugas. Tidak perlu memberi jawaban yang bertele-tele dan pastikan isi jawaban kamu bisa dipertanggungjawabkan. Jangan berbohong karena mereka akan tahu. Setelah wawancara selesai, jangan lupa untuk kembali berjabat tangan dan memberi salam.

 

4. Kenali diri sendiri secara detail

Biasanya pertanyaan yang diajukan saat wawancara adalah tentang diri kamu sendiri. Kenapa? Karena mereka ingin tahu lebih banyak tentang kamu. Apa kamu orang yang dianggap tepat untuk jadi penerima beasiswa? Apa kamu orang yang kompeten?

Untuk itu kamu perlu mengenali diri kamu sendiri. Semua hal yang berkaitan dengan dirimu. Baik itu hobby, cita-cita, kelebihan, kekurangan, apapun itu yang meyangkut tentang diri kamu sendiri.

 

5. Pakailah baju yang rapi dan sopan

Usahakan menggunakan pakaian terbaikmu untuk tampil rapi dan sopan jika instansi terkait tidak menetapkan dress code untuk hari wawancara. Tampil rapi dan menarik untuk dilihat akan memberi kesan yang baik di awal pertemuan dengan pewawancara. Usahakan untuk tidak menggunakan perhiasan yang mencolok sehingga perhatian pewawancara tidak teralihkan.

 

6. Datang tepat waktu

Kalau kamu butuh waktu yang lama untuk melakukan persiapan sebelum berangkat ke tempat wawancara, maka usahakan untuk mulai bersiap-siap lebih awal dari waktu yang biasa. Cari tahu jarak dari tempatmu ke tempat wawancara dan waktu yang dibutuhkan untuk menempuh perjalanan ke sana. Perhitungkan juga kemungkinan macet atau hal tak terduga lainnya selama di perjalanan. Lebih baik menunggu di tempat dari pada kehilangan kesempatan karena datang terlambat.

 

Di artikel selanjutnya kita akan bahas pertanyaan apa saja yang biasa ditanyakan saat mengikuti wawancara untuk beasiswa. Jangan lupa untuk sering-sering cek laman kita ya, mates. 

 

 

Leave a Comment

  0 Comment

Comment